Laporan Uji Koefisien Fenol Terbaru

Info Seputar Laporan Terlengkap

Laporan Uji Koefisien Fenol - Selamat datang di laman kami. Pada hari ini admin akan membahas seputar laporan uji koefisien fenol.

ISOLASIBAKTERI_UJIBIOKIMIA.docx (1).docx
ISOLASIBAKTERI_UJIBIOKIMIA.docx (1).docx from www.scribd.com

Laporan Uji Koefisien Fenol. Jum’at , 7 februari 2014 iv. Fenol sendiri, pertama kali digunakan sebagai zat antiseptik oleh joseph lister pada proses pembedahan (dwidjoseputro, 1994). Tujuan dari praktikum uji koefisien fenol adalah untuk mengevaluasi daya anti mikroba suatu desinfektan dengan memperkirakan potensi dan efektifitas desinfektan berdasarkan konsentrasi dan lamanya kontak terhadap kuman dan membandingkannya terhadap fenol standard yang disebut koefisien fenol. Dengan daya bunuh fenol dalam kondisi uji yang sama.

Dewi anggiana putri 111210479/9963617456 smk analis kimia nusa bangsa bogor. Teknik atau cara uji koefisien fenol dalam praktikum uji koefisien fenol ini, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, yaitu : Uji koefisien fenol merupakan uji standar yang digunakan untuk membandingkan suatu zat yang bersifat antiseptik dengan fenol sebagai zat pembanding. Tujuan dari praktikum uji koefisien fenol adalah untuk mengevaluasi daya anti mikroba suatu desinfektan dengan memperkirakan potensi dan efektifitas desinfektan berdasarkan konsentrasi dan lamanya kontak terhadap kuman dan membandingkannya terhadap fenol standard yang disebut koefisien fenol. Uji koefisien terhadap larutan fenol 5 bv menunjukkan bahwa larutan fenol tersebut pada pengenceran 10 kali dapat membunuh bakteri salmonella thypi dengan waktu kontak 10 menit dan tidak membunuh bakteri pada waktu kontak 5 menit tabel 4.1.

Laporan Uji Koefisien Fenol

Sebaliknya, jika koefisien fenol lebih dari 1 maka senyawa antibakteri tersebut lebih efektif jika dibandingkan dengan fenol (campbell, 2004). Atau yang lebih dikenal sebagai koefisien fenol (coefficient of phenol). Uji koefisien fenol metode lempeng. Uji koefisien fenol merupakan uji standar yang digunakan untuk membandingkan suatu zat yang bersifat antiseptik dengan fenol sebagai zat pembanding. Tujuan dari praktikum uji koefisien fenol adalah untuk mengevaluasi daya anti mikroba suatu desinfektan dengan memperkirakan potensi dan efektifitas desinfektan berdasarkan konsentrasi dan lamanya kontak terhadap kuman dan membandingkannya terhadap fenol standard yang disebut koefisien fenol. Laporan Uji Koefisien Fenol.

Tes koefisien fenol merupakan uji yang dilakukan untuk membandingkan aktivitas suatu produk (desinfektan) dengan fenol dalam kondisi uji yang sama dengan konsentrasi pengeceran 1:60, 1:70, 1:80, 1:90, 1:100, 1:110, 1:120, 1:130. Laporan uji kekuatan antibioik dan disinfektan laporan uji kekuatan antibioik dan disinfektan . Uji koefisien fenol adalah uji daya hambat suatu antiseptik atau desinfektan yang dibandingkan dengan daya hambat dari fenol. Hasilnya dinyatakan dalam koefisien fenol. Menurut hasil penelitian wright, et al., 1960, tingkat pengenceran fenol yang efektif membunuh salmonella. Koefisien fenol adalah kemampuan suatu disinfektan dalam membunuh bakteri dibandingkan dengan fenol, cara mengujinya adalah dengan mengencerkan suatu kultur cair bakteri sebanyak 1:10 dengan larutan disinfektan yang akan di uji pada konsentrasi berbeda.

ISOLASIBAKTERI_UJIBIOKIMIA.docx (1).docx

Tes koefisien fenol merupakan uji yang dilakukan untuk membandingkan aktivitas suatu produk (desinfektan) dengan fenol dalam kondisi uji yang sama dengan konsentrasi pengeceran 1:60, 1:70, 1:80, 1:90, 1:100, 1:110, 1:120, 1:130. Pada uji organoleptisnya yang mempunyai bau khas vanili dan rasa yang pahit menandakan positif. Tujuan dari praktikum uji koefisien fenol adalah untuk mengevaluasi daya anti mikroba suatu desinfektan dengan memperkirakan potensi dan efektifitas desinfektan berdasarkan konsentrasi dan lamanya kontak terhadap kuman dan membandingkannya terhadap fenol standard yang disebut koefisien fenol. Uji koefisien terhadap larutan fenol 5 bv menunjukkan bahwa larutan fenol tersebut pada pengenceran 10 kali dapat membunuh bakteri salmonella thypi dengan waktu kontak 10 menit dan tidak membunuh bakteri pada waktu kontak 5 menit tabel 4.1. Atau yang lebih dikenal sebagai koefisien fenol (coefficient of phenol). ISOLASIBAKTERI_UJIBIOKIMIA.docx (1).docx.

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

  • laporan praktikum biodiesel pdf
  • laporan manajemen pemeliharaan ayam broiler
  • laporan keuangan surya citra media 2016
  • laporan hasil observasi alam
  • contoh laporan peristiwa yang pernah dialami
  • laporan pendahuluan kanker tulang
  • laporan praktikum pemrograman dasar
  • pendapatan lain lain dalam laporan keuangan
  • prosedur penyusunan laporan laba rugi
  • contoh laporan hasil kkn
  • Nah itulah pembahasan tentang laporan uji koefisien fenol yang bisa kami sampaikan. Terima kasih telah berkunjung di website kami. supaya artikel yg aku bahas diatas memberikan manfaat untuk pembaca lagi meluap badan yang sudah pernah berkunjung pada website ini. kami pamrih desakan bermula seluruh partai bagi peluasan website ini agar lebih baik lagi.